Penjelasan Mendalam
1. Kapasitas Subnet Melipatganda menjadi 256 (2026)
Gambaran Umum: Upgrade penting yang direncanakan pada 2026 adalah memperbesar batas subnet Bittensor dari 128 menjadi 256. Subnet adalah pasar khusus untuk layanan AI seperti inferensi, penyimpanan data, dan pelatihan model. Penambahan kapasitas ini bertujuan untuk mendorong persaingan yang lebih besar, menarik lebih banyak pengembang, dan secara signifikan memperluas pasar total jaringan untuk komoditas kecerdasan mesin (Robin τ).
Arti bagi TAO: Ini merupakan kabar positif karena secara langsung meningkatkan utilitas dan permintaan dalam jaringan. Lebih banyak subnet berarti lebih banyak layanan yang membutuhkan TAO untuk biaya pendaftaran, staking, dan pembayaran. Namun, ada risiko jika proyek berkualitas tinggi tidak dapat mengisi slot baru ini, yang bisa mengurangi konsentrasi insentif.
2. Pelatihan Model AI Covenant-72B (2026)
Gambaran Umum: Pencapaian ini melibatkan pelatihan terdesentralisasi yang berhasil untuk model bahasa besar Covenant-72B di jaringan Bittensor. Pelatihan dilakukan oleh subnet Templar dengan menggunakan lebih dari 70 node terdistribusi, menunjukkan kemampuan jaringan untuk mengoordinasikan tugas AI berskala besar tanpa infrastruktur terpusat (Yahoo Finance).
Arti bagi TAO: Ini merupakan kabar baik karena membuktikan tesis teknis utama Bittensor—bahwa mekanisme insentifnya mampu menghasilkan AI open-source yang canggih. Prestasi nyata ini meningkatkan kredibilitas, menarik talenta pengembang, dan memperkuat narasi investasi di bidang AI terdesentralisasi.
3. Keputusan ETF Grayscale TAO Trust (Akhir 2026)
Gambaran Umum: Grayscale telah mengajukan permohonan untuk mengubah Bittensor Trust menjadi ETF spot. Keputusan dari regulator diharapkan pada akhir 2026 (Robin τ). Permohonan ini muncul setelah trust tersebut diperdagangkan dengan premi, menandakan permintaan institusional yang kuat. Persetujuan ini akan membuka jalur yang diatur untuk modal tradisional agar dapat berinvestasi di TAO.
Arti bagi TAO: Ini sangat positif karena persetujuan ETF akan meningkatkan likuiditas dan aksesibilitas secara signifikan, mirip dengan dampak permintaan yang terlihat pada ETF Bitcoin. Risiko utama adalah penolakan atau penundaan regulasi yang dapat menghambat momentum institusional dalam jangka pendek.
Kesimpulan
Roadmap Bittensor untuk 2026 berfokus pada peningkatan infrastruktur inti, membuktikan kemampuan teknis dengan model AI unggulan, dan membuka akses modal institusional melalui potensi ETF. Bagaimana keseimbangan antara ekspansi subnet yang cepat dan menjaga kualitas jaringan akan membentuk nilai TAO yang didorong oleh utilitas?