Apa itu Artificial Superintelligence Alliance (FET)

Oleh CMC AI
24 July 2026 09:47PM (UTC+0)
TLDR

Artificial Superintelligence Alliance (FET) adalah inisiatif terbesar di dunia yang bersifat open-source dan terdesentralisasi, yang didedikasikan untuk mengembangkan Artificial General Intelligence (AGI). Aliansi ini terbentuk dari penggabungan beberapa proyek AI dan blockchain terkemuka menjadi satu ekosistem terpadu.

  1. Aliansi Terpadu – Menggabungkan Fetch.ai, SingularityNET, dan CUDOS ke dalam satu kerangka kerja kolaboratif untuk mempercepat pengembangan AI terdesentralisasi.

  2. Infrastruktur AI Terdesentralisasi – Membangun platform lengkap untuk agen AI otonom yang dapat berkomunikasi, bertransaksi, dan menjalankan tugas tanpa kontrol terpusat.

  3. Tata Kelola Federasi – Keputusan diambil melalui pemungutan suara komunitas menggunakan token FET, yang menyeimbangkan otonomi setiap proyek anggota dengan arahan kolektif.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Dasar Penggabungan

Aliansi ini didirikan pada April 2024 melalui penggabungan tokenomik yang disetujui komunitas (ASI Alliance). Misi utamanya adalah mendemokratisasi AI dengan menciptakan tumpukan inovasi open-source yang kuat. Dengan menyatukan Fetch.ai (agen otonom), SingularityNET (pasar AI), dan CUDOS (komputasi terdesentralisasi), aliansi ini bertujuan menggabungkan sumber daya dan keahlian untuk membangun jalur terdesentralisasi menuju Artificial Superintelligence (ASI), sekaligus menantang dominasi raksasa teknologi terpusat.

2. Teknologi & Ekosistem Agen AI

Aliansi menyediakan infrastruktur modular untuk pengembangan AI yang dapat diskalakan. Penawaran utamanya adalah kerangka kerja untuk agen AI otonom—entitas perangkat lunak yang dapat berpikir, belajar, dan bertindak secara mandiri. Para pengembang menggunakan alat seperti kerangka kerja uAgents berbasis Python dan lapisan terpadu ASI:One untuk membangun dan menerapkan agen ini pada platform seperti Agentverse, yang berfungsi sebagai toko aplikasi untuk layanan AI (CryptoBriefing). Ekosistem ini dirancang untuk memungkinkan perdagangan mesin-ke-mesin dan otomatisasi kompleks di berbagai industri seperti rantai pasokan, energi, dan DeFi.

3. Fungsi Token & Tata Kelola

Token FET adalah aset asli dan mesin ekonomi dari seluruh aliansi. Token ini memiliki berbagai fungsi: membayar biaya transaksi dan layanan AI, staking untuk keamanan jaringan, serta berpartisipasi dalam tata kelola. Aliansi menggunakan model tata kelola federasi di mana setiap anggota mempertahankan prosesnya sendiri, tetapi keputusan utama diambil melalui pemungutan suara token FET (ASI Alliance). Struktur ini dirancang untuk memastikan transparansi dan arah bersama, sambil memungkinkan pengembangan khusus dalam setiap proyek.

Kesimpulan

Secara mendasar, Artificial Superintelligence Alliance adalah eksperimen kolaboratif untuk membangun ekonomi AI terdesentralisasi, yang mengintegrasikan agen, data, dan komputasi di bawah sistem token dan tata kelola terpadu. Apakah kerangka kerja multi-agen yang ambisius ini dapat mencapai adopsi luas di dunia nyata untuk mewujudkan visi demokratisasinya? Waktu yang akan menjawab.

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.