Apa itu Threshold (T)

Oleh CMC AI
05 May 2026 12:41PM (UTC+0)
TLDR

Threshold (T) adalah token utilitas asli dari Threshold Network, sebuah protokol terdesentralisasi yang menggunakan kriptografi canggih untuk memungkinkan jembatan yang aman dan minim kepercayaan serta layanan privasi untuk Web3.

  1. Gabungan unik – Threshold terbentuk dari penggabungan on-chain pertama antara dua jaringan yang fokus pada privasi, yaitu Keep dan NuCypher.

  2. Teknologi inti – Menggunakan kriptografi threshold untuk mendistribusikan kontrol ke banyak node, sehingga menghilangkan titik kegagalan tunggal.

  3. Utilitas utama – Produk unggulannya adalah tBTC, sebuah jembatan terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna membawa Bitcoin ke dalam ekosistem Ethereum dan DeFi lainnya.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Asal Usul

Threshold Network dibuat untuk mengatasi dilema utama blockchain: menjaga privasi dan keamanan pada buku besar publik. Ini merupakan penggabungan on-chain pertama antara Keep Network dan NuCypher, dua proyek yang berfokus pada kedaulatan pengguna (Threshold Network). Penggabungan ini menggabungkan infrastruktur Keep yang menangani data pribadi dengan alat NuCypher untuk mengelola informasi terenkripsi, dengan tujuan menyediakan rangkaian lengkap untuk operasi blockchain yang aman.

2. Teknologi & Produk Utama

Dasar jaringan ini adalah kriptografi threshold. Metode ini membagi kunci privat menjadi beberapa bagian (shares) yang didistribusikan ke node-node independen. Mayoritas yang telah ditentukan (disebut "threshold") harus bekerja sama untuk menandatangani transaksi, sehingga menghilangkan ketergantungan pada satu otoritas yang rentan (Threshold Network).

Aplikasi paling menonjol adalah tBTC, sebuah jembatan terdesentralisasi untuk Bitcoin. tBTC adalah token yang didukung 1:1 oleh Bitcoin, diamankan oleh jaringan lebih dari 100 node dengan model penandatangan threshold 51 dari 100. Ini memungkinkan pengguna mencetak tBTC di blockchain seperti Ethereum, Arbitrum, dan Sui untuk menggunakan Bitcoin mereka dalam DeFi tanpa perlu kustodian terpusat (Cryptopotato).

3. Utilitas Token & Tata Kelola

Token T adalah token ERC-20 dengan tiga fungsi utama: staking, tata kelola, dan pembayaran biaya. Pengguna dapat melakukan staking T untuk menjalankan node yang mengamankan jembatan tBTC dan mendapatkan imbalan. Pemegang token juga mengatur jaringan melalui Threshold DAO, dengan memberikan suara pada proposal yang menentukan masa depan protokol (Weex). Selain itu, staking T memberikan manfaat seperti pembebasan biaya saat menggunakan jembatan tBTC (Cryptopotato).

Kesimpulan

Threshold pada dasarnya adalah lapisan infrastruktur terdesentralisasi yang menggunakan kriptografi threshold untuk mendukung jembatan dan alat privasi yang aman dan tanpa izin, dengan tBTC sebagai aplikasi unggulannya. Seiring meningkatnya minat institusional pada Bitcoin DeFi, bagaimana model minim kepercayaan Threshold akan memengaruhi masa depan likuiditas lintas rantai?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.