Prediksi Harga MultiversX (EGLD)

Oleh CMC AI
03 May 2026 09:44AM (UTC+0)
TLDR

Harga masa depan EGLD berada di persimpangan antara pertumbuhan ekosistem yang ambisius dan keraguan pasar yang masih ada.

  1. Perubahan Tokenomik – Perubahan pada tahun 2025 menuju inflasi tahunan sekitar 9,47% mengurangi kelangkaan, tetapi mendanai keamanan jaringan, sehingga adopsi menjadi sangat penting untuk mengimbangi tekanan jual.

  2. Adopsi Sovereign Chain – Peran wajib EGLD sebagai jaminan untuk rantai khusus dapat mendorong permintaan signifikan jika adopsi oleh perusahaan terwujud.

  3. Penghapusan dari Bursa – Penghapusan perdagangan margin di KuCoin dan perdagangan spot di Bitfinex mengurangi likuiditas dan akses institusional, menciptakan hambatan yang terus-menerus.

Penjelasan Mendalam

1. Reset Ekonomi yang Kontroversial (Dampak Campuran)

Gambaran: Pada Oktober 2025, MultiversX mengusulkan penghapusan batas maksimum pasokan EGLD sebanyak 31,4 juta token, dan memperkenalkan model inflasi tahunan sekitar 9,47% yang disebut "tail inflation" (Coinspeaker). Usulan ini disetujui oleh tata kelola untuk memastikan hadiah validator dan keamanan jaringan, didukung oleh pembakaran biaya sebesar 10%. Perubahan ini bertujuan untuk utilitas jangka panjang, tetapi menghilangkan janji utama tentang kelangkaan token.

Arti dari ini: Hal ini menciptakan konflik langsung antara dilusi pasokan dan permintaan. Penggunaan jaringan yang tinggi dan pembakaran biaya dapat membuat EGLD menjadi deflasi di masa depan, tetapi peningkatan pasokan sekitar 9,47% per tahun dalam jangka pendek membutuhkan permintaan baru yang besar untuk menyerapnya, sehingga menimbulkan tekanan yang konstan pada kenaikan harga.

2. Sovereign Chains & Fokus pada Aset Dunia Nyata (Dampak Bullish)

Gambaran: Arsitektur Sovereign Chain yang matang memungkinkan perusahaan meluncurkan rantai khusus yang sesuai aturan menggunakan keamanan MultiversX, dengan EGLD sebagai jaminan wajib dan aset penyelesaian (BydFi). Ini juga didukung oleh dorongan untuk men-tokenisasi aset dunia nyata (RWA) seperti properti dan kredit karbon.

Arti dari ini: Jika berhasil, strategi institusional ini dapat membuka sumber permintaan besar dan tahan lama untuk EGLD, yang secara langsung mengaitkan nilainya dengan pertumbuhan ekosistem yang aman. Setiap Sovereign Chain baru akan membutuhkan staking EGLD, menciptakan katalis harga yang kuat yang didorong oleh adopsi.

3. Pengurangan Dukungan dari Bursa (Dampak Bearish)

Gambaran: Bursa besar telah menghapus layanan EGLD. KuCoin menghapus perdagangan margin silang pada Maret 2026 (KuCoin), dan Bitfinex menghapus perdagangan spot EGLD pada periode yang sama (Bitfinex).

Arti dari ini: Pengurangan dukungan bursa membatasi jalur perdagangan, menurunkan likuiditas, dan menandakan berkurangnya minat institusional. Hal ini dapat memperburuk volatilitas dan menyulitkan harga untuk menemukan kestabilan, menjadi hambatan teknis dan sentimen yang terus-menerus.

Kesimpulan

Masa depan EGLD bergantung pada apakah adopsi Sovereign Chain dan volume RWA dapat menghasilkan permintaan yang cukup untuk mengatasi tokenomik inflasi dan likuiditas pasar yang menipis. Bagi pemegang token, kesabaran menjadi kunci saat proyek ini menjalankan perubahan jangka panjangnya.

Apakah pembakaran biaya jaringan akan melebihi inflasi tahunan 9,47%, sehingga mengubah EGLD menjadi deflasi?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.