Apa itu Haedal Protocol (HAEDAL)

Oleh CMC AI
04 May 2026 07:34PM (UTC+0)
TLDR

Haedal Protocol adalah platform infrastruktur liquid staking dan yield terkemuka yang dibangun secara native di blockchain Sui, dirancang untuk membuka modal yang di-stake agar dapat digunakan di berbagai layanan keuangan terdesentralisasi (DeFi).

  1. Fungsi Utama: Memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus (WAL) guna mendapatkan hadiah jaringan sekaligus menerima token liquid staking (haSUI, haWAL) yang dapat digunakan di berbagai layanan DeFi.

  2. Ekosistem yang Berkembang: Selain staking, Haedal mengembangkan berbagai produk seperti automated market maker (HMM) dan automated vaults untuk menangkap aktivitas perdagangan on-chain dan mengoptimalkan hasil.

  3. Governance & Insentif: Token HAEDAL menjadi pusat tata kelola dan mekanisme staking bernama veHAEDAL, yang memberikan penghargaan bagi komitmen jangka panjang berupa peningkatan hasil dan hak suara.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai yang Diberikan

Haedal Protocol mengatasi dilema utama dalam jaringan proof-of-stake: memilih antara staking token untuk mengamankan jaringan atau menggunakan token tersebut untuk aktivitas DeFi lain guna menghasilkan keuntungan. Dengan liquid staking, Haedal memungkinkan pengguna melakukan keduanya secara bersamaan. Pengguna melakukan staking token SUI atau WAL dan menerima token liquid receipt (misalnya haSUI) yang mewakili aset yang di-stake beserta hadiah yang diperoleh. Token ini kemudian bisa digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman, penyediaan likuiditas, atau perdagangan di ekosistem DeFi Sui, sehingga "membuka" likuiditas yang biasanya terkunci.

2. Teknologi & Ekosistem Inti

Dibangun secara native di Sui, Haedal secara otomatis mendelegasikan deposit pengguna ke validator yang telah dipilih untuk mengoptimalkan hadiah dan mendukung desentralisasi jaringan. Infrastruktur Haedal telah berkembang menjadi tumpukan yield komprehensif bernama "Hae3". Komponen utama meliputi Haedal Market Maker (HMM), automated market maker berbasis oracle yang menghasilkan pendapatan dari biaya transaksi, dan haeVault, yang mengotomatisasi strategi kompleks penyedia likuiditas (LP). Integrasi vertikal ini bertujuan untuk menangkap nilai dari aktivitas on-chain Sui dan mengembalikannya kepada para pemangku kepentingan.

3. Tokenomik & Tata Kelola melalui veHAEDAL

Token HAEDAL memiliki fungsi utama dalam tata kelola dan akumulasi nilai melalui sistem veHAEDAL. Pengguna mengunci token HAEDAL selama periode antara 1 hingga 52 minggu untuk menerima veHAEDAL, token tata kelola yang tidak dapat dipindahtangankan (Haedal Protocol Docs). Semakin lama token dikunci, semakin banyak veHAEDAL yang diterima, yang kemudian berkurang secara linear seiring waktu. Memegang veHAEDAL memberikan tiga manfaat utama: hak suara dalam pengambilan keputusan protokol, peningkatan hasil farming di produk Haedal, dan bagian dari hadiah staking mingguan. Model ini mendorong keselarasan jangka panjang dengan keberhasilan protokol.

Kesimpulan

Secara fundamental, Haedal Protocol adalah mesin yield terintegrasi vertikal untuk jaringan Sui, yang mengubah aset yang di-stake dan tidak aktif menjadi modal likuid yang produktif untuk ekosistem DeFi yang terus berkembang. Seiring platform ini berkembang, apakah rangkaian produk yang semakin lengkap ini akan berhasil menciptakan permintaan dan utilitas yang berkelanjutan untuk token HAEDAL itu sendiri?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.
HAEDAL
Haedal ProtocolHAEDAL
|
$0.03153

0.19%Β (1h)

Baca lebih lanjut tentang HAEDAL