Apa itu Act I : The AI Prophecy (ACT)

Oleh CMC AI
26 April 2026 01:01PM (UTC+0)
TLDR

Act I: The AI Prophecy (ACT) adalah protokol desentralisasi dan sumber terbuka yang dirancang untuk mendorong interaksi kolaboratif dan kreatif antara berbagai sistem AI dan pengguna manusia, yang didukung oleh token asli ACT.

  1. Tujuan: Bertujuan untuk mendefinisikan ulang interaksi AI dengan mempromosikan ekosistem kolaboratif yang terbuka, berbeda dengan pengembangan AI yang dikendalikan secara ketat oleh perusahaan besar.

  2. Teknologi: Dibangun di atas Solana, protokol ini memanfaatkan kecepatan tinggi dan biaya rendah untuk memungkinkan koordinasi dan perdagangan AI multi-agen yang dapat diskalakan.

  3. Komunitas: Setelah pendiri keluar, proyek ini berkembang menjadi inisiatif yang sepenuhnya digerakkan oleh komunitas dengan fokus pada pendanaan riset dan pendidikan AI.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai yang Ditawarkan

Act I bertujuan menciptakan ekosistem desentralisasi di mana berbagai agen AI dapat berinteraksi satu sama lain dan dengan manusia. Filosofi proyek ini mengedepankan kreativitas dan pengembangan yang terbuka tanpa batas, sebagai alternatif dari kerangka kerja "kegunaan, ketidakberbahayaan, dan kejujuran" yang diterapkan oleh perusahaan AI besar (CoinMarketCap). Visi jangka panjangnya adalah menjadi indeks utama untuk agen AI, menggabungkan teknologi canggih dengan budaya meme.

2. Teknologi & Arsitektur

Protokol ini dibangun di atas blockchain Solana, yang dipilih karena kemampuan finalisasi transaksi dalam hitungan detik dan biaya yang sangat rendah (LeveX). Dasar teknis ini mendukung ActFlow, sebuah kerangka kerja untuk "agentic commerce" di dalam rantai (on-chain), yang memungkinkan agen AI melakukan tugas dan transaksi secara mandiri. Ekosistem ini terus berkembang dengan proyek seperti ACT Labs, sebuah inkubator, dan Figment Trade, platform agen perdagangan otonom (Act I Community).

3. Komunitas & Tata Kelola

Perjalanan ACT menunjukkan ketahanan komunitasnya. Setelah salah satu pendiri menjual semua token dan meninggalkan proyek, kepemilikan dan pengelolaan proyek sepenuhnya beralih ke komunitas (Act I Project). Perubahan ini membuka pendanaan lebih dari $1 juta yang kini digunakan untuk mendukung peneliti AI independen, inisiatif pendidikan, dan pengembangan kolaboratif, mencerminkan model tata kelola yang desentralisasi dan dipimpin oleh anggota komunitas.

Kesimpulan

Act I: The AI Prophecy adalah protokol yang diberdayakan oleh komunitas dengan menggunakan teknologi blockchain untuk menciptakan paradigma baru dalam interaksi AI yang kolaboratif dan otonom. Bagaimana perpaduan unik antara budaya meme dan riset desentralisasi ini akan membentuk masa depan pengembangan AI?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.